Senin, 26 Maret 2012

WHAT A DAY !!! (part 2)

Akhirnya Daniel dan Solihat pergi ke kampus dengan menggunakan motor Solihat, dan kami pun memutuskan untuk mencari tempat karaoke yang lebih murah yaitu di margocity.Kami pun berpencar Daniel dan Solihat ke kampus, sisanya kami pergi ke margonda untuk mem booking room karaoke. Dan kami pun mengajak 2 teman lagi untuk bergabung menyusul kami karaoke, lumayan buat nambahin patungan.

Kami pun memdapat room large berisikan 9 orang dan karaoke selama 2 jam,dan tidak lama pun Daniel dan Solihat pun muncul. Selama 2 jam kami have-fun, berkaraoke ria. Setelah 2 jam habis tadinya kami mau menambahkan jam karaokenya, tetapi teman2 memilih untuk pulang. Dan akhirnya kami pun pulang bersama berjalan ke tempat parkir motor. Solihat dan yang lainnya keluar duluan dengan motornya, tinggal kami bertiga yaitu saya, ari, dan feby. Motor saya masih berada di kampus dan meminta untuk di antar febi ke kampus mengambilnya. Di saat kami masing bersiap2 di motor, ari sedang membuka jok dan mengambil helmnya. Setelah di pakai helmnya, kemudian di tutup joknya dan tiba2 ari berteriak " kunci motor gue !!!!! ". Saya pun menghampirinya dan bertanya kenapa, ari mengatakan bahwa ternyata kunci nya tertinggal di dalam jok yang sudah tertutup........

Ketika saya tanya ada kunci cadangannya dia menjawab ada di rumah dan rumahnya berada di tebet. Setelah berdiskusi kami pun memutuskan saya yang mengantar ari ke rumahnya di tebet menggunakan motor saya, tetapi karna motor saya masih di kampus akhirnya kami bertiga naik motor febi. Di saat berdesakan di motor celana saya pun robek, seketika kamu bertiga pun tertawa terbahak-bahak di tengah jalan. Untungnya di jalan tidak ada polisi yang melihat, bisa bisa kami di tilang kalo terlihat bonceng bertiga di satu motor. Setibanya di kampus saya pun langsung mengambil motor dan keluar, lalu saya dan ari pun menuju rumah saya terlebih dahulu untuk mengambil dompet saya. Kami bertiga pun berpisah Febi langsung pulang ke tempat peristirahatannya (rumah) dan saya dengan ari menuju ke rumah saya.
Perjalanan dari kampus ke rumah saya kira-kira memakan waktu kurang lebih 30 menit, di sepanjang perjalanan kami berbincang-bincang ringan untuk mengusir rasa kantuk yang luar biasa. Saya pun terheran di cuaca yang panas seperti itu kenapa tiba-tiba muncul rasa kantuk yang luar biasa. Saking ngantuknya saya hampir menyerempet motor dari arah berlawanan yang ada di jalur saya karena menghindar dari angkot yang berhenti secara tiba-tiba. Untungnya kami terhindar dari bahaya tersebut, dan tak beberapa lama kemudian kami pun sampai di rumah saya. Di rumah saya, kami istirahat sejenak dan meminum segelas sirup merah yang luar biasa segarnya dan memakan beberapa cemilan untuk mengisi energi. Setelah istirahat beberapa saat kami pun melanjutkan perjalanan ke rumah ari di tebet.

Perjalanan dari rumah saya ke rumah ari di tebet kira-kira memakan waktu kurang lebih 90 menit, seperti sebelumnya rasa kantuk yang hebat kembali melanda kami, malah sebaliknya tidak ada rasa lelah yang saya rasakan melainkan rasa kantuk tersebut. Lalu lintas jalan pun waktu itu padat, di daerah Pasar minggu mulai terjadi kemacetan yang panjang,sekaligus panas yang menyengat badan terasa sekali pada saya. Kami pun memotong jalan lewat jalan yang agak kecil supaya terhindar dari macet. Beberapa lama kemudian kami pun tiba di rumah ari, ari pun langsung mengambil kunci motor cadangannya dan kami pun langsung berangkat lagi. Di tebet saya menyempatkan membeli es buah untuk di minum nanti sesampainya di rumah saya, Setelah itu kamu pun kembali menuju depok untuk mengambil motor ari di mal margocity tadi.

Kembali saya melakukan perjalanan kali ini lebih dari 90 menit dari rumah ari menuju margocity yang berada di Depok. Perjalanan kali ini kami terjebak macet di daerah Pancoran dan cuacanya masih panas menyengat, kami mencoba melewati jalan kecil lagi tetapi masih tetap macet juga. Akhirnya kami melewati Pancoran dan ketika di daerah Pasar Minggu kembali kami terjebak kemacetan, walaupun disini tidak terlalu parah seperti tadi tapi debu dan polusi dari angkutan umum membuat hawa panas tersebut datang lagi. Dan anehnya walaupun cuaca panas rasa kantuk pun masih menempel di tubuh kami.

Akhirnya kami pun tiba di margocity setelah menempuh perjalanan lebih dari 90 menit yang melelahkan, dan es buah yang tadinya saya beli di tebet masih dingin sekarang sudah berubah menjadi hangat legam. Kami pun langsung menuju ke motor ari langsung membuka joknya, dan ENG ING ENG !!!!! ada sebuah kunci motor yang terbaring indah di jok motor tersebut, dan karna benda itu lah kami harus bolak balik depok-tebet-depok. Akhirnya ari pun mengeluarkan motornya dari parkiran dan setelah berjabat dan berpelukan (what the !!!) ari pun mengucapkan terima kasih dan berpamitan, kami pun pulang ke rumah masing-masing.

Dari cerita ini saya dapat menyimpulkan betapa berharga nya sebuah pertemanan yang ada ketika kita membutuhkan dan saling membantu satu sama lain, maka cari lah teman sebanyak mungkin dan jagalah perasaan teman kalian, karna sewaktu-waktu kalian akan membutuhkan pertolongan dari teman anda di waktu yang tidak terduga :).

Tidak ada komentar:

Posting Komentar