Jumat, 05 Juli 2013

Resume Jurnal

DETEKSI SONORITY PEAK UNTUK PENDERITA SPEECH DELAY MENGGUNAKAN SPEECH FILING SYSTEM

LATAR BELAKANG :

Analisis berbantuan perangkat lunak Speech Filing System (SFS) digunakan untuk mempermudah mendeteksi ciri perkembangan akusitik fonologi seperti silabel, morfem atau domain bunyi segmental dan bunyi suprasegmental. Jenis konsonan yang dianalisis adalah /p, m, h, n, w, b, k, g, d, t, ng, y, r, l, s, c, j/ yang menunjukkan posisi awal –tengah-akhir.

METODOLOGI PENELITIAN :

Penelitian ini mengambil data dari audio dan visual secara personal dalam 2 tahap. Pertama, tahap fitur visual, yaitu prosodi dan spektral, dan visual fitur (yaitu menganalisis produksi suara melalui mimik objek). Jenis konsonan yang dianalisis adalah /p, m, h, n, w, b, k, g, d, t, ng, y, r, l, s, c, j/ yang menunjukkan posisi awal –tengah-akhir.

HASIL DAN PEMBAHASAN :

Hasil penelitian diperoleh melalui (1) proses perekaman data, (2) proses editing, dan (3)segmentasi kata. Selanjutnya dilakukan proses sinkronisasi karena setiap kata yang dilafalkan mempunyai interval waktu yang berbeda. Analisis data dilakukan dengan melakukan proses editing dan dilanjutkan dengan pengamatan waktu serta frekuensi.



Gambar 1. Perolehan Hasil Spektografi Artikulasi Kata Nomina 1
Hasil penelitian menunjukkan puncak silabel adalah bunyi vokal. Contoh kata [ayam], yang terdiri dari bunyi [a], [y], [a], dan [m]. Bunyi [y] dan bunyi [m] adalah bunyi konsonan, sedangkan bunyi [a] adalah bunyi vokal . Bunyi [a] pada kata itu menjadi puncak silabis dan puncak kenyaringan, karena pada proses produksi menunjukkan ruang resonansi yang lebih besar. Gambar 1 menunjukkan bahwa pengucapan kata /ayam/ terjadi dengan durasi 0,704 detik, dimana fonem /a/ terjadi pada durasi 0,082 detik sampai dengan 0,179 detik dengan pola pitch meningkat dari 226 Hz sampai dengan 243 Hz.

Gambar 2. Perolehan Hasil Spektografi Artikulasi Kata Nomina 2
Gambar 2 menunjukkan bahwa pengucapan kata /bola/ terjadi terjadi dengan durasi 0,701 detik, untuk pengucapan fonem /b/ dan /o/ pola pitch meningkat dari dari 238 Hz sampai 255 Hz untuk durasi 0,145detik.

Gambar 3. Perolehan Hasil Spektografi Artikulasi Kata Verba
Gambar 3 pada pengucapan kata /buka/ terjadi pada durasi 0,595 detik dan terjadi unvoiced pada durasi antara 0,330 detik sampai 0,525 detik pada saat peralihan pengucapan fonem konsonan /k/ ke fonen /u/.
Pola bentuk artikulasi kata ’ayam’ , bola dan buka menunjukkan tidak ada perubahan frekuensi dasar dibandingkan dengan interval akhir, dimana frekuensinya datar.

SIMPULAN :

Penelitian sonority peak atau puncak silabel dan artikulasi berorientasi pada pengukuran sinyal ujaran. Anak delayed speech sering menemui kendala dalam memproduksi ujaran lisan (artikulasi, pitch, dan intonasi). Ditemukan indikasi adanya infleksi dan intonasi monoton pada subjek penelitian. Terdapat distorsi pada pitch, intonasi, dan pola stress. Pola intonasi yang dibatasi oleh batas nada tinggi atau rendah menunjukkan nada yang relatif datar dan lemah. Pitch yang dihasilkan lemah, kontrol volume kurang dan kualitas vokal yang relatif lemah.
SUMBER :

Tidak ada komentar:

Posting Komentar