Jumat, 05 Juli 2013

Tugas Softskill Minggu Ke-2

kelompok:

Muhammad Ashary (14110644)
Ricky Alfiansyah (19110753)


Kalimat efektif ialah kalimat yang memiliki kemampuan untuk menimbulkan kembali gagasan- gagasan pada pikiran pendengar atau pembaca seperti apa yang ada dalam pikiran pembicara atau penulis.
Kesejajaran ialah penempatan gagasan yang sama penting ke dalam struktur kebahasaan yang sama.
  1. Mengubah kalimat yang tidak memperhatikan unsur kesejajaran bentuk kata menjadi kalimat efektif dengan memperhatikan kesejajaran bentuk kata-katanya.
1)      Suasana haru biru perjumpaan anatara orangtua dan anak kandungnya yang terpisah 11 tahun itu tentu saja menyedot perhatian banyak orang di alun-alun.
Kalimat efektifnya:
Suasana sedih perjumpaan anatara orangtua dan anak kandungnya yang terpisah 11 tahun itu tentu saja menarik perhatian banyak orang di alun-alun.


2)      Apalagi pagi itu, Kokom masih merasa terasing.
Kalimat efektifnya:
Apalagi pagi itu, Kokom masih merasa tidak dikenal.

3)      Yang terdengar paling santer adalah Kokom diduga telah diculik Siti Khodijah.
Kalimat efektif:
Yang terdengar paling sering dibicarakan adalah Kokom diduga telah diculik Siti Khodijah.

4)      Cerita Kokom terdampar di RSPA cukup panjang dan berliku.
Kalimat efektifnya:
Cerita Kokom tiba-tiba berada di RSPA cukup panjang dan berliku.

5)      Mayangsari yang baru saja pulang sekolah terkejut melihat seorang gadis sepantarannya menyembul dari rombongan petugas Depsos tersebut.
Kalimat efektifnya:
Mayangsari yang baru saja pulang sekolah terkejut melihat seorang gadis sepantarannya muncul dari rombongan petugas Depsos tersebut.

  1. Kalimat yang mengutamakan bagian kalimat yang berupa keterangan tempat dan keterangan waktu.
Keterangan Tempat:
1)      Kokom bertemu Siti Khodijah di Ruko Sinar Matahari, Jalan Pemuda no.115 Magelang. (Sumber: Nyata, edisi 1967, 3 Maret 2009).
2)      Kembalinya Kokom ke pangkuan orangtua tidak bisa dilepaskan dari Rumah Perlindungan Sosial Anak (RSPA) Bimasakti, Batu, Jawa Timur. (Sumber: Nyata, edisi 1967, 3 Maret 2009).
3)      Pegawai Depsos berkunjung ke rumah orangtua Kokom yang sempit di bantaran Sungai Ngelo, Cangguk/Tidar Utara, RT04/X, Magelang Selatan. (Sumber: Nyata, edisi 1967, 3 Maret 2009).

Keterangan Waktu:
1)      Disana, Kokom mendapatkan semua kebutuhan fisik dan mental selama kurang lebih 3 bulan. (Sumber: Nyata, edisi 1967, 3 Maret 2009).
2)      Berbekal alamat yang diberikan Siti Khodijah, Hafidz mengantarkan membawa Kokom ke Magelang, Selasa (13 /3) lalu. (Sumber: Nyata, edisi 1967, 3 Maret 2009).
3)      Sejak berangkat dari Malang naik bus pukul 21.00 WIB. (Sumber: Nyata, edisi 1967, 3 Maret 2009).

3.      Kalimat yang menunjukkan urutan peristiwa yang logis, kalimat yang menunjukkan penegasan dengan cara mengulang kata yang dianggap penting.

1)      Ketika Kokom tiba dirumah, Selamet Danuawijah, orangtuanya sedang memulung di alun-alun Magelang. (Sumber: Nyata, edisi 1967, 3 Maret 2009).
2)      Ketika berbincang-bincang dengan kembarannya, Kokom ternyata lebih sering berbahasa Indonesia. (Sumber: Nyata, edisi 1967, 3 Maret 2009).
3)      Sebagai bagian dari pembinaan, pihak RSPA Bimasaksi kemudia melacak asal-usul Kokom. (Sumber: Nyata, edisi 1967, 3 Maret 2009).

4.      Kalimat yang di dalamnya terdapat pengulangan subjek kalimat yang tidak diperlukan.

1)      “Banggalah bisa membawa Indonesia diluar. Terlebih kita membawa misi kemanusiaan. Rasanya sungguh tidak bisa diungkapkan dengan kata-kata. Apalagi kita semua sudah emak-emak.” Ujar Diah tertawa. (Sumber: Nyata, edisi 1967, 3 Maret 2009).
2)      Laras terisak-isak. Bahunya berguncang keras menahan rasa sedih. (Sumber: Nyata, edisi 1967, 3 Maret 2009).
3)      Aku hanya cameo saja. Aku hanya main enam adegan. Ini film kearah warkop DKI. Nyamar-nyamar jadi wanita. Dandan perempuan. (Sumber: Nyata, edisi 1967, 3 Maret 2009).
4)      Aku senang bisa menyampaikan uneg-unegku sama kamu. (Sumber: Nyata, edisi 1967, 3 Maret 2009).
5)      Ada deal-deal yang terjadi antara hakim dan pihak Marcella. (Sumber: Nyata, edisi 1967, 3 Maret 2009). 

5.      Cari kalimat-kalimat dengan variasi pembukaan:
Jawab
a.       Frase keterangan tempat
Setelah merampungkan adegan di pantai, lokasi berpindah ke sebuah gubuk. (Sumber: Nyata, edisi 1967, 3 Maret 2009). 
b.      Frase keterangan waktu
Karena terlambat datang, Aris dan Fany datang pukul 11.00 WIB, siding pecabutan gugatan cerainya yang seharusnya digelar pukul 9.00 WIB pun terpaksa diundur.(Sumber: Nyata, edisi 1967, 3 Maret 2009). 
c.       Frase keterangan cara
Dalam pola asuh yang demikian, anak-anak justru tumbuh menjadi anak yang mandiri. (Sumber: Nyata, edisi 1967, 3 Maret 2009). 
d.      Frase verbum
Pendakian dimulai dari Marangu Gate, pintu masuk Taman Nasional Kilimanjaro.(Sumber: Nyata, edisi 1967, 3 Maret 2009). 
e.       Partikel penghubung
Rasa cinta dan sayang yang masih ada untuk sang suami, membuat hati Fany luluh.(Sumber: Nyata, edisi 1967, 3 Maret 2009). 



Kalimat efektif ialah kalimat yang memiliki kemampuan untuk menimbulkan kembali gagasan- gagasan pada pikiran pendengar atau pembaca seperti apa yang ada dalam pikiran pembicara atau penulis.
Kesejajaran ialah penempatan gagasan yang sama penting ke dalam struktur kebahasaan yang sama.
  1. Mengubah kalimat yang tidak memperhatikan unsur kesejajaran bentuk kata menjadi kalimat efektif dengan memperhatikan kesejajaran bentuk kata-katanya.
1)      Suasana haru biru perjumpaan anatara orangtua dan anak kandungnya yang terpisah 11 tahun itu tentu saja menyedot perhatian banyak orang di alun-alun.
Kalimat efektifnya:
Suasana sedih perjumpaan anatara orangtua dan anak kandungnya yang terpisah 11 tahun itu tentu saja menarik perhatian banyak orang di alun-alun.


2)      Apalagi pagi itu, Kokom masih merasa terasing.
Kalimat efektifnya:
Apalagi pagi itu, Kokom masih merasa tidak dikenal.

3)      Yang terdengar paling santer adalah Kokom diduga telah diculik Siti Khodijah.
Kalimat efektif:
Yang terdengar paling sering dibicarakan adalah Kokom diduga telah diculik Siti Khodijah.

4)      Cerita Kokom terdampar di RSPA cukup panjang dan berliku.
Kalimat efektifnya:
Cerita Kokom tiba-tiba berada di RSPA cukup panjang dan berliku.

5)      Mayangsari yang baru saja pulang sekolah terkejut melihat seorang gadis sepantarannya menyembul dari rombongan petugas Depsos tersebut.
Kalimat efektifnya:
Mayangsari yang baru saja pulang sekolah terkejut melihat seorang gadis sepantarannya muncul dari rombongan petugas Depsos tersebut.

  1. Kalimat yang mengutamakan bagian kalimat yang berupa keterangan tempat dan keterangan waktu.
Keterangan Tempat:
1)      Kokom bertemu Siti Khodijah di Ruko Sinar Matahari, Jalan Pemuda no.115 Magelang. (Sumber: Nyata, edisi 1967, 3 Maret 2009).
2)      Kembalinya Kokom ke pangkuan orangtua tidak bisa dilepaskan dari Rumah Perlindungan Sosial Anak (RSPA) Bimasakti, Batu, Jawa Timur. (Sumber: Nyata, edisi 1967, 3 Maret 2009).
3)      Pegawai Depsos berkunjung ke rumah orangtua Kokom yang sempit di bantaran Sungai Ngelo, Cangguk/Tidar Utara, RT04/X, Magelang Selatan. (Sumber: Nyata, edisi 1967, 3 Maret 2009).

Keterangan Waktu:
1)      Disana, Kokom mendapatkan semua kebutuhan fisik dan mental selama kurang lebih 3 bulan. (Sumber: Nyata, edisi 1967, 3 Maret 2009).
2)      Berbekal alamat yang diberikan Siti Khodijah, Hafidz mengantarkan membawa Kokom ke Magelang, Selasa (13 /3) lalu. (Sumber: Nyata, edisi 1967, 3 Maret 2009).
3)      Sejak berangkat dari Malang naik bus pukul 21.00 WIB. (Sumber: Nyata, edisi 1967, 3 Maret 2009).

3.      Kalimat yang menunjukkan urutan peristiwa yang logis, kalimat yang menunjukkan penegasan dengan cara mengulang kata yang dianggap penting.

1)      Ketika Kokom tiba dirumah, Selamet Danuawijah, orangtuanya sedang memulung di alun-alun Magelang. (Sumber: Nyata, edisi 1967, 3 Maret 2009).
2)      Ketika berbincang-bincang dengan kembarannya, Kokom ternyata lebih sering berbahasa Indonesia. (Sumber: Nyata, edisi 1967, 3 Maret 2009).
3)      Sebagai bagian dari pembinaan, pihak RSPA Bimasaksi kemudia melacak asal-usul Kokom. (Sumber: Nyata, edisi 1967, 3 Maret 2009).

4.      Kalimat yang di dalamnya terdapat pengulangan subjek kalimat yang tidak diperlukan.

1)      “Banggalah bisa membawa Indonesia diluar. Terlebih kita membawa misi kemanusiaan. Rasanya sungguh tidak bisa diungkapkan dengan kata-kata. Apalagi kita semua sudah emak-emak.” Ujar Diah tertawa. (Sumber: Nyata, edisi 1967, 3 Maret 2009).
2)      Laras terisak-isak. Bahunya berguncang keras menahan rasa sedih. (Sumber: Nyata, edisi 1967, 3 Maret 2009).
3)      Aku hanya cameo saja. Aku hanya main enam adegan. Ini film kearah warkop DKI. Nyamar-nyamar jadi wanita. Dandan perempuan. (Sumber: Nyata, edisi 1967, 3 Maret 2009).
4)      Aku senang bisa menyampaikan uneg-unegku sama kamu. (Sumber: Nyata, edisi 1967, 3 Maret 2009).
5)      Ada deal-deal yang terjadi antara hakim dan pihak Marcella. (Sumber: Nyata, edisi 1967, 3 Maret 2009). 

5.      Cari kalimat-kalimat dengan variasi pembukaan:
Jawab
a.       Frase keterangan tempat
Setelah merampungkan adegan di pantai, lokasi berpindah ke sebuah gubuk. (Sumber: Nyata, edisi 1967, 3 Maret 2009). 
b.      Frase keterangan waktu
Karena terlambat datang, Aris dan Fany datang pukul 11.00 WIB, siding pecabutan gugatan cerainya yang seharusnya digelar pukul 9.00 WIB pun terpaksa diundur.(Sumber: Nyata, edisi 1967, 3 Maret 2009). 
c.       Frase keterangan cara
Dalam pola asuh yang demikian, anak-anak justru tumbuh menjadi anak yang mandiri. (Sumber: Nyata, edisi 1967, 3 Maret 2009). 
d.      Frase verbum
Pendakian dimulai dari Marangu Gate, pintu masuk Taman Nasional Kilimanjaro.(Sumber: Nyata, edisi 1967, 3 Maret 2009). 
e.       Partikel penghubung
Rasa cinta dan sayang yang masih ada untuk sang suami, membuat hati Fany luluh.(Sumber: Nyata, edisi 1967, 3 Maret 2009). 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar